Beberapa hari yang lalu, di status facebook teman-teman saya yang kebetulan bekerja di Telkomsel menginformasikan bahwa ada acara donor darah di Wisma Mulia. Hari ini saya juga menerima undangan dari bagian Office Management mengenai pelaksanaan donor darah rutin yang difasilitasi oleh building management gedung ini. Waaahh.. jadi pengen ikutan donor darah nih..
Takut nggak sih donor darah?
Saya juga baru dua kali mendonorkan darah. Pertama kali waktu sedang melakukan program Co-Op di Telkom divre III Jawa Barat dan Banten, yang kedua ya disini, diperusahaan ini dan di gedung ini, karena kebetulan disini ada donor darah rutin setiap tiga bulan sekali.
Ha ha ha.. diadakannya sih rutin 3 bulan sekali, tapi saya baru mendonorkan darah satu kali saja ![]()
Saya selalu berusaha untuk sehat setiap kali ada aksi donor darah, tapi sering sekali saya ditolak dengan alasan “berat badannya kurang mbak” , atau “tekanan darahnya terlalu rendah, mbak” atau.. ehmm, kebetulan waktunya bertepatan dengan jadwal haid saya. **ini adalah jawaban ngeles, jawaban sebetulnya sih kadang suka deg degan aja kalo mau donor darah**
Terus terang aja, saya takut melihat darah. Pernah sampai hampir pingsan saking takutnya. Apalagi liat darah ngalir sampe berkantong-kantong begitu.. Hiiiiii…
Tapi ternyata ketika diambil darahnya, rasanya nggak sakit kok teman.. Cuma kayak disuntik biasa aja, setelah itu darah mengalir dengan sendirinya ke kantong darah.
Tips saya supaya gak takut, usahakan jangan melihat ke jarum suntuk dan bagaimana darah itu mengalir. Ngobrol aja ama tetangga sebelah yang juga lagi donor, atau ama petugas donor darahnya. Lumayan manjur tuh.. hihi
Mendonorkan darah bukan hanya milik yang bergolongan darah O saja.
Golongan darah saya bukan O. Saya bergolongan darah AB, artinya golongan darah ini tidak bisa memberikan darahnya bagi golongan darah yang lain, tetapi bisa menerima darah dari golongan darah yang lain. Kadang ada yang mencibir saya “Ah, golongan darah lu kan AB, recipient murni, bukan donor murni. Ngapain juga ngedonorin darah?”
Pada prinsipnya, PMI kan menerima golongan darah apa saja, selama darahnya sehat. Jadi apapun golongan darah kita, jangan kecil hati dan tetaplah istiqamah untuk mendonor..
Apakah manfaat donor darah bagi pendonor?
Tidak ada manfaat langsung menjadi donor darah. Namun dengan mendonorkan darah secara rutin setiap tiga bulan sekali, maka tubuh akan terpacu untuk memproduksi sel-sel darah baru, sedangkan fungsi sel-sel darah merah adalah untuk oksigenisasi dan mengangkut sari-sari makanan. Dengan demikian fungsi darah menjadi lebih baik sehingga donor menjadi SEHAT. Selain itu, kesehatan pendonor akan selalu terpantau karena setiap kali donor dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana dan pemeriksaan uji saring darah terhadap infeksi yang dapat ditularkan lewat darah.
Jadi gak sabar nunggu mau donor darah…
This entry was posted
on Thursday, June 4th, 2009 at 7:12 pm and is filed under Simple things.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.










4 comments so far
baru tau klo disini ada donor darah 3 bulan sekali…
June 5th, 2009 at 1:51 pm
@mutt :
nggak ada kalo di desa.. adanya di dea doang, Wi..
June 5th, 2009 at 1:54 pm
semoga kali ini gak ditolak lagi. cukup tengsin sih yg kemarin kemarin, bukannya menyumbang darah malah dapet vitamin gratis utk naikin jumlah sel darah merah… kan org2 yg denger disitu (secara ibunya suaranya kyk pake toa) bisa lsg mikir “kok gak sesuai dengan ukuran badan ya?” *wakwawwww…..
June 5th, 2009 at 2:49 pm
numpang lewat aja ya non. udah lama gak mampir…
June 6th, 2009 at 3:11 pm
Leave a Comment