Matahari,
Sampai kapan kau akan berdiri angkuh
Pancarkan sinar terik yang menyiksa sukma
Acuhkan segala pandang yang menghiba..
Tak adakah sedikit tempat untukku, matahari
Diantara planet yang mengitarimu
Diantara bulan yang bersinar atas cahayamu
Tak tersisakah setitik asa untukku?
Ataukah aku mungkin hanya semilir angin
Melintas sekejap, sejukkan sesaat
Dan bahkan ketika aku tak kembali
Kau pun tak mencari
Mungkin memang ku harus berhenti
Ketika gelap menutup hari
Dan sisa-sisa mataharimu
mulai terbenam tertutup malam
BSD, 27 April 2009
Inspired by : Berhenti Berharap-nya Sheila on 7
This entry was posted
on Tuesday, April 28th, 2009 at 8:39 pm and is filed under Poems.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.










1 comment so far
nice one!!! pastinya angin memang tidak akan pernah bisa menggoyahkan matahari. jadi lebih baik angin berhembus diantara manusia yang haus atas kesejukan
April 30th, 2009 at 5:04 pm
Leave a Comment