Minggu kemaren gue sempet ngobrol sedikit dengan pejabat dari sebuah perusahaan. Dari ngobrol-ngobrol mengenai sejarah dan karirinya, kita mulai berbicara mengenai developing people.
So amazing.., yang buat gue jadi pengen nulis dikit disini tentang falsafahnya beliau yang menurut gue layak untuk di-share.
Ketika kita menyinggung mengenai training needs, yang kita biasa lakukan adalah mencari gap antara ideal dan real. Betul ndak? Ujung-ujungnya yang akan keluar selalu kelemahan-kelemahan atau kekurangan yang harus didevelop. Kita terus berkutat dalam memperbaiki kelemahan kita, dan selalu menganggap sisi kekuatan kita sudah cukup dan nggak perlu di develop.
Sewaktu gue bertanya, gimana caranya si pejabat ini untuk mendevelop anak buahnya, Read more
Kalo tiba-tiba bos nyuruh lu presentasi depan umum, dengan target audience level manager keatas (padahal posisi lu cuma officer doang), apa yang akan lu lakuin?
Kalo lu ngadepin kondisi diatas, gue mau kasih beberapa tips ala Nina buat persiapan presentasi:
1. Buat slide yang simple
Kadang kita terjebak pengen taro’ tuh semua materi yang ada di dalam slide kita. Akibatnya, slide jadi penuh berisi tulisan dan kita cenderung cuma membaca tulisan yang ada di slide. Selain itu, audience kemungkinan akan lebih fokus membaca tulisan daripada mendengarkan presentasi kita. Usahakan slide cuma memuat garis besarnya saja. Sisanya lakukan penjelasan dari garis-garis besar itu. Usahakan ketika menjelaskan, jangan membaca dari slide sehingga membuat kita membelakangi audience (itulah gunanya ada tampilan slide di laptop, supaya kita cukup melihat sekilas dari layar laptop.. he he he..)
Read more
Hari itu semuanya kacau. Bangun kesiangan padahal hari itu harus ngantor ke Mega Kuningan, jalanan macet dari sejak keluar tol pondok indah-tarogong-fatmawati-wijaya-tendean, nyampe kantor nyaris kesiangan dan lupa nitipin buku tabungan buat di print Gufy.. Setelah semua kekacauan itu, ternyata gue melakukan kesalahan bodoh dengan lupa masukin passport Gufy ke ranselnya, padahal hari itu (harusnya) hari terakhir ngumpulin semua kelengkapan untuk visa-nya.
Dari nada suaranya di telpon, gue tau Gufy kecewa banget… dan muncullah status YM ngikutin lagunya Rossa “maafkan jika ku tak sempurna…”
Seharian penuh itulah yang tertulis di status YM gue.. Sesekali ditanggapi oleh beberapa teman, bahkan oleh Babeh Head of Human Resources “iyah, gue maafin”.
Ternyata gue dapet satu tanggapan yang buat gue tercengang..
“Gak sempurna gak bisa lu jadiin alasan untuk kesalahan yang lu buat, Nin” Read more
Gue bangga bisa kenal dengan seorang seperti Paulus. Awalnya, gue menerima cv Paulus sebagai mahasiswa yang ingin magang di perusahaan. Dalam cv yang ditulisnya, tertera jelas kekurangannya: gangguan dalam pendengaran. That’s why gue mengirimkan email untuk proses interview baik dengan user; dan memintanya untuk mengkonfirmasi kepastiannya akan datang dalam proses. Gue juga ngasih YM-id gue, in case dia perlu tanya-tanya mengenai program magangnya..Dia diterima, dan magangpun berjalan sesuai dengan rencana.. tapi gue belum pernah ketemu dengannya.
Satu tahun kemudian, gue menerima cv yang sama; namun kali ini posisi yang ditujunya sebagai seorang Java Programmer. Read more