For Sale : Bung Karno’s house

Image Hosted by ImageShack.us
Gambar ini adalah gambar rumah tinggal bung Karno yang biasa disebut Ndalem Gebang.

Sedih rasanya pas baca berita di detik pagi ini. Rumah pahlawan proklamator Soekarno di Blitar, tempat beliau lahir dan besar ternyata akan dijual. Isu-isunya harganya sekitar 50 M. Rumah ini memang sudah diwariskan kepada kakak kandung Bung Karno, Soekarmini Wardoyo, yang kemudian menjaga dan merawat rumah tersebut.

Lalu apa yang membuat rumah ini akan dijual?
Miris banget karena alasan penjualan yang menurut gue sangat menyayat hati: biaya perawatan rumah yang sangat besar.

Kalau dipikir-pikir, wajar juga sih biaya perawatan rumahnya besar. Bayangin aja, luas rumah ini sekitar seluas 14 ribu meter persegi, yang terdiri dari bangunan utama dan 6 rumah lainnya di sampingnya. Selama ini biaya perawatan rumah itu diswadaya oleh pihak keluarga besar Soekarmini dan (katanya) tidak ada campur tangan pemerintah dalam perawatan rumah ini..

Mengingat rumah itu mengandung unsur sejarah seorang proklamator Indonesia sekaligus presiden pertama RI, kira-kira pemerintah mau nggak ya beli rumah itu untuk kemudian dijadikan situs bersejarah? Tapi harganya sampe 50 M gitu yak..
Tapi daripada dibeli orang trus dijadiin mall atau hotel misalnya.. Mendingan pemerintah beli aja kali ya trus dibikin museum atau apalah; jadi nilai sejarahnya tuh rumah nggak ilang begitu aja..

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • del.icio.us
  • Netvouz
  • DZone
  • ThisNext
  • MisterWong
  • Wists

2 comments so far

actually, the question is …

rumah ini termasuk aset negara (just like museum, candi, dan benda bersejarah lainnya), atau murni milik pribadi keluarga buang Karno ? … karena status itu yang menetukan pihak mana yang sebenernya berkewahjiban untuk maintain pemeliharaan dll nya :D

gufy
April 21st, 2008 at 8:57 am

lah, emang milik pribadi kan.. makanya biaya perawatannya juga selama ini di swadaya keluarga besar sendiri. Karena nggak sanggup, sekarang mau dijual.. Getu lho om..

Kayaknya sih maunya dijadiin aset negara aja, makanya pihak keluarga niatnya awalnya mau jual ke pemerintah aja dulu…

Nina
April 21st, 2008 at 10:07 am

Leave a Comment

Name (required)

Mail (will not be published) (required)

Website

Comment