Maintain your strength

Minggu kemaren gue sempet ngobrol sedikit dengan pejabat dari sebuah perusahaan. Dari ngobrol-ngobrol mengenai sejarah dan karirinya, kita mulai berbicara mengenai developing people.
So amazing.., yang buat gue jadi pengen nulis dikit disini tentang falsafahnya beliau yang menurut gue layak untuk di-share.

Ketika kita menyinggung mengenai training needs, yang kita biasa lakukan adalah mencari gap antara ideal dan real. Betul ndak? Ujung-ujungnya yang akan keluar selalu kelemahan-kelemahan atau kekurangan yang harus didevelop. Kita terus berkutat dalam memperbaiki kelemahan kita, dan selalu menganggap sisi kekuatan kita sudah cukup dan nggak perlu di develop.

Sewaktu gue bertanya, gimana caranya si pejabat ini untuk mendevelop anak buahnya, Beliau berkata “Tidak ada manusia yang sempurna. Semua manusia diciptakan dengan kekuatan dan kelemahan. Kelemahan adalah satu hal yang normal dan dimiliki oleh setiap orang, dan kalau dia memang sudah pada dasarnya lemah dalam satu bidang, berapa kali di trainingpun hasilnya paling hanya mencapai standar. Sementara kekuatan yang ia punya dianggap sudah cukup dan tidak pernah diasahpun, hasilnya akan menjadi standar. Orang yang standar sudah terlalu banyak. Yang kita perlu lakukan sekarang adalah mapping kekuatan yang ada di orang-orang yang kita punya, dan maintain itu. Jadikan kekuatan itu terus meningkat.”

Lalu bagaimana dengan kelemahan yang ia punya?

Beliau menjawab “Nah.. orang-orang dengan kekuatan yang berbeda-beda dan kelemahan yang berbeda itu, gabungkan menjadi satu tim, sehingga kekuatan yang satu akan menopang kelemahan yang lain. Sinergi yang semacam ini akan membuat tim itu bisa bekerja dengan optimal”

Beberapa hal yang bisa gue tangkap disini adalah:
1. Kita adalah manusia yang punya kekuatan dan punya kelemahan. And it’s natural, gals…
2. Kenali kekuatan kita dan terus develop kekuatan yang kita punya, sehingga bukan hanya mencapai standard tapi diatas standard.
3. Kenali kelemahan kita dan dengan siapa atau dengan cara apa kelemahan tersebut bisa di topang.
4. Ini bukan berarti tergantung pada orang lain, tetapi lebih pada bagaimana kita mensinergikan semua kekuatan yang ada untuk mencapai hasil kerja yang maksimal.

Just wanna share aja kook…

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • del.icio.us
  • Netvouz
  • DZone
  • ThisNext
  • MisterWong
  • Wists

1 comment so far

Salam kenal

bagaimana untuk tau kekuatan kita?
parameternya apa saja?

Salam,

frogy
November 9th, 2008 at 4:17 pm

Leave a Comment

Name (required)

Mail (will not be published) (required)

Website

Comment