Nunggu hasil interview selama 2 minggu..

“Baiklah, untuk sementara ini interviewnya sudah selesai. Kalau lolos tahap ini, kita akan hubungi lagi by phone. Jika dalam dua minggu belum dihubungi, it means you failed. Ok? Terima kasih atas kehadiran Anda hari ini”

Sering kan dengar kata-kata seperti itu ketika selesai proses interview? Setelah itu, kita dibiarkan dalam harap-harap cemas sampai dengan dua minggu..
Kenapa sih nunggu hasil interview mesti sampai dua minggu ?

Tahapan seleksi terkadang memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Di perusahaan swasta mungkin masih mending, batasan menunggunya rata-rata sekitar dua minggu. Seorang teman pernah bercerita, bahwa untuk menunggu hasil interview di salah satu BUMN, dia harus menunggu selama 1.5 bulan. Begitu diinformasikan diterima, harus masuk cepat pula (sekitar 2 minggu dari waktu pengumuman) padahal dia masih berstatus sebagai pegawai swasta yang untuk resign HARUS one month notice. Kalau memang butuh cepat, kenapa proses pengumumannya diperlambat sih ? Kadang dia berfikir begitu.

Ada beberapa kemungkinan kenapa pengumuman hasil interview makan waktu begitu lama.
1. Membandingkan kandidat yang satu dengan kandidat yang lain.
Ini berlaku biasanya jika kebutuhan karyawan cuma sedikit (let say misalnya 1 atau 2 orang), sementara kandidat yang diinterview cukup banyak dan proses interview tidak dapat dilakukan secara serentak. Ini kemungkinan yang paling umum terjadi.

2. Proses di internal, misalnya si HRD kesulitan dalam membuat jadwal interview dengan user atau manager bagian yang terkait, atau misalnya proses approval ke BOD yang cukup makan waktu.

3. Perencanaan resource sesuai dengan man power planning (MPP) yang ada, memang mengharuskan si karyawan untuk masuk agak lama. Misalnya proses rekrutmen sudah dilakukan bulan Januari, dengan planning karyawan baru masuk di bulan April; dengan asumsi project baru akan dimulai bulan Mei misalnya.

4. Kita memang nggak lolos tahapan interview tapi supaya kita nggak langsung menduga-duga, dibuatlah kata-kata seperti diatas.
Mungkin nggak sih ? Sebagai orang HRD (walaupun gue akui belum kompeten), gue gak mau juga menutupi; secara sebetulnya untuk menentukan apakah si kandidat ini lolos tahap interview sebetulnya nggak makan waktu lama juga. Dalam interview ada poin-poin penilaian; yang bisa langsung diisi oleh si interviewer kan? Jadi saat itu juga sebetulnya dia sudah bisa membuat penilaian sementara mengenai kandidat. Setelah proses interview, barulah interviewer membuat resume hasil interview lengkap dicompare dengan hasil psikotestnya.
Yah, bagaimanapun.. nggak semua HRD di semua perusahaan seperti itu. Dan kondisi yang ke empat ini nggak selalu terjadi kok.. (ngeles mode: ON)

Trus, apa sih yang harus kita lakukan supaya kita nggak terus-terusan was-was dan nunggu-nunggu hasil interview?
Sebetulnya, daripada nunggu-nunggu, lebih baik kita yang proaktif. Ketika si interviewer berkata seperti yang diatas tadi, lebih baik kalau kita secara sopan menanyakan “Jika dalam dua minggu belum ada kabar, bolehkah saya menelpon untuk mengetahui hasilnya?”. Kalau nggak dibolehin juga, ya udah nggak apa-apa. At least kita udah nyoba, daripada terus ngambang..

Ada pengalaman lain dari teman-teman yang sudah lewat tahap interview ini?

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • del.icio.us
  • Netvouz
  • DZone
  • ThisNext
  • MisterWong
  • Wists

5 comments so far

Mba mo nanya..
Kalo ternyata kita baru bisa available dalam waktu lama misal 3 bln krn masih terikat kontrak dgn perusahaan lain misalnya..apa artinya kita otomatis ga diterima?ato HRDnya mau nungguin..?

Q3P0
January 8th, 2008 at 8:15 pm

@ Q3PO:
Tergantung kebutuhannya mas. Biasanya kalo tujuan recruitmentnya adalah untuk replacing yang resign, agak sulit untuk menunggu sampai dengan 3 bulan (1 bulan aja kadang ditawar-tawar yak..) soalnya kan selama si karyawan yang udah resign itu nggak ada, tugasnya digantikan / di double oleh orang lain.

Kalau memang untuk project yang di plan 2 - 3 bulan lagi (misalnya sekarang belum closing deal tapi udah 80 - 90% tuh project bakal di dapat), mungkin bisa aja sih.

Cuma secara keseluruhan, kemungkinannya agak kecil bagi perusahaan untuk menunggu selama 3 bulan.

Saran saya, kalau memang sudah nggak mau meneruskan kontrak ditempat yang lama, usahakan mencari pekerjaan lain kira-kira 2 bulan sebelum kontrak berakhir.

Nina
January 9th, 2008 at 8:49 am

uehehehehehhe aku nunggu 6 bulan mbak…. padahal udah betah di Sigma hehehehehhehe pa lagi HRDnya Mbak Dewi :p

co-that
January 19th, 2008 at 12:58 pm

co-that :
he he he.. (ge-er mode: on).
gak ketemu di Sigma, ketemu di tempat laen ya .. :D

Nina
January 27th, 2008 at 9:44 pm

iyeeee heheh ternyata dunia emang sempit yak…

co-that
February 1st, 2008 at 10:30 am

Leave a Comment

Name (required)

Mail (will not be published) (required)

Website

Comment