Open Access SLJJ (sebuah narasi di kedai kopi)

Sambil mengusir kantuk dan lapar, sore itu gufy menyantap semangkuk mie ayam dan secangkir kopi. Tak disangka bertemu kawan yang kini juga bertugas di perusahaan yang sama di tempat yang jauh berbeda :D….., kabarnya sih dia baru bisa baca koran pagi ini paling cepet malam hari nya (berenang dulu kali tukang loper koran nya hehehehe).

Hubungan nya ama SLJJ ??? :D

Bahan obrolan kami mulai dari berat badan sampai berat beban pekerjaan :P, hingga akhirnya dia bercerita. Suatu saat ada seorang pelanggan yang sudah cukup lama memakai produk kami, datang dan melayangkan complain, katanya nomer dia ga bisa buat telepon anak nya, yang baru saja pergi ke rumah paman nya di kota untuk melanjutkan sekolah.

Cek profile HLR normal, IN normal, pulsa ada… setelah kita coba cek handset nya, dan bertanya nomer msisdn si anak, barulah terjawab masalahnya. Ternyata, si bapak menelpon anaknya dengan format [kode SLJJ] baru diikuti nomer anak nya (ex: 02108111xxxxx). Setelah dikonfirmasi mengapa dia memakai format tersebut, jawabannya sederhana saja. Sepengetahuan si bapak, untuk menelpon keluar daerah harus diikuti dengan kode SLJJ-nya. Jadi ketika si anak ada di daerah tersebut,sang bapak tidak menggunakan kode daerah. Akan tetapi karena si anak sedang berada di luar daerah, maka untuk menelponnya harus di dahului dengan kode daerah dimana anak nya tsb berada. !@@##!

Hal yang bisa kita ambil dari fenomena tersebut, bukan hanya kurangnya penetrasi teknologi ke daerah, tapi juga menggambarkan sudah begitu mengakarnya budaya “kode daerah” yang sudah ditanamkan sejak lama. ‘n gufy ga bisa bayangkan kalo ada lagi penambahan kode - kode akses yang “masih perlu” untuk disosialisasikan dengan benar.

Di dalam hirup pikuk nya perang tarif ,content dan layanan selular. Sempatkah terpikir untuk meningkatkan “budaya” dari masyarakat kita ? toh pada akhir nya dengan begitu akan juga menghasilkan revenue yang (gufy rasa) tidak sedikit. Apalagi jika ditambahkan pengembangan content dan layanan yang bisa “membantu” mereka… sepertinya seru tuh :D

…Just another gufy’s opinion …

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • del.icio.us
  • Netvouz
  • DZone
  • ThisNext
  • MisterWong
  • Wists

12 comments so far

waduh, ada juga ya

Anjar Priandoyo
January 4th, 2008 at 10:17 am

ya nih njar gw juga heran hehehehe :D

gufy
January 4th, 2008 at 6:12 pm

in a moment later…

Kode akses SLJJ PT Telkom yang saat ini dimulai dengan angka “0″ nantinya diubah menjadi “017″. Apabila dari Kota Bandung akan menghubungi Kota Jakarta, pelanggan tidak lagi hanya menekan angka “021 + no pelanggan” tetapi menjadi “01721 + nomor pelanggan”. Demikian pula apabila konsumen ingin menggunakan layanan Indosat, maka menggunakan “016 + nomor pelanggan”.

*waiting mode ON*

kabayan
January 6th, 2008 at 11:55 pm

Terimakasih infonya bang kabayan :)

sekali lagi , sosialisasi nya juga harus menyentuh ke seluruh lapisan, agar masyarakat kita ga “bingung” :D
yang buntut nya bakal menurunkan revenue dari pengunaan SLJJ itu sendiri ;)

gufy
January 7th, 2008 at 8:20 am

Hehehe, pasti bapak itu sekarang pikirnya klo pake HP ga usah pake kode area lagi, tapi ntar pasti bingung lagi klo pake HP kartu esia :)…nah lho…

creek
January 7th, 2008 at 11:09 am

hahahaha… iya si bapak nya pasti kesel (yang bener nih yang mana ? pake kode area ato ngga ??? ) :D

ya itu tadi pak Creek, sekali lagi “sosialisasi” itu kudu meneyeluruh ‘n jelaszzz … biar ga pada mumet :D

gufy
January 7th, 2008 at 5:50 pm

perasaan isal ngga pernah minum kopi deh dulu ya?

“bingung Mode ON”

temen lama
January 8th, 2008 at 3:32 pm

untuk ngilangin ngantuk + bosen .. ternyata kopi mujarab juga kok :D

gufy
January 8th, 2008 at 4:37 pm

ceritanya di warung kopi.. tapi makan mie goreng ama es teh manis.. :D

Nina
January 8th, 2008 at 5:09 pm

hmmm berarti intelligent masyarakat perlu ditingkatkan dengan meningkatkan experience mereka, sehinggal level intelligent mereka meningkat pula. ini juga bisa ditambah dengan item item tertentu yang mampu mengupgrade intelligent tersebut, bisa di mulai dari Null Talisman, kemudian baru item item sekelas Aghanim’s Scepter :D

*ambil motor*

co-that
January 19th, 2008 at 1:16 pm

wakakaka…. tergantung hero nya pak :)

kalo hero2 saya, lebih prefer tingkatin agility ama damage nya aja :D

*lirik pak kusuma noer, sambil bisik2 “start yuk” kekekeke*

gufy
January 20th, 2008 at 4:19 pm

Selamat datang kompetisi !!!!

http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/04/time
/104042/idnews/918205/idkanal/328

arief
April 7th, 2008 at 6:53 pm

Leave a Comment

Name (required)

Mail (will not be published) (required)

Website

Comment